Kaca reflektif bekerja mengurangi panas dengan cara memantulkan dan menyerap sebagian besar panas matahari yang masuk ke dalam bangunan. Kaca ini memiliki lapisan reflektif pada salah satu sisinya, yang berfungsi seperti cermin untuk memantulkan cahaya dan panas matahari.
Berikut adalah mekanisme kerja kaca reflektif dalam mengurangi panas:
- Memantulkan Sinar Matahari: Lapisan reflektif pada kaca memantulkan sebagian besar radiasi matahari, termasuk sinar UV dan inframerah, kembali ke luar. Semakin tinggi tingkat reflektifitas kaca, semakin sedikit panas yang masuk ke dalam ruangan.
- Menyerap Panas: Selain memantulkan, kaca reflektif juga menyerap sebagian kecil panas matahari. Panas yang diserap ini kemudian dilepaskan ke lingkungan luar, sehingga tidak masuk ke dalam ruangan.
- Mengurangi Transfer Panas: Dengan mengurangi jumlah panas yang masuk ke dalam bangunan, kaca reflektif membantu menjaga suhu interior tetap stabil dan nyaman. Hal ini mengurangi ketergantungan pada pendingin ruangan (AC) dan menghemat energi.
Perbandingan dengan kaca biasa menunjukkan bahwa kaca reflektif secara signifikan mengurangi tingkat panas yang masuk ke ruangan. Penggunaan kaca reflektif pada fasad bangunan yang terkena sinar matahari langsung dapat menciptakan suasana sejuk di interior, sementara kaca biasa cenderung membuat interior terasa lebih hangat. Dalam satu studi, penggunaan kaca reflektif menunjukkan penurunan suhu yang signifikan dibandingkan dengan kaca biasa, mencapai 242%.
Sebagai tambahan, kaca Low-E (Low-Emissivity) juga efektif dalam mengurangi panas dengan menghalangi radiasi panas dari luar masuk ke dalam ruangan. Kaca Low-E memiliki lapisan tipis yang memantulkan panas inframerah, sehingga membantu menjaga suhu ruangan tetap stabil.
Kombinasi antara sifat reflektif dan kemampuan menyerap panas membuat kaca reflektif menjadi pilihan yang efektif untuk mengurangi panas dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan hemat energi. Luck365